PROGRAM KEMITRAAN PUSKESMAS PETALING : PENYULUHAN HIV/AIDS PADA SISWA SMP Negeri 4 Banyuasin III

Galang Tinggi, 27/02/2020.

Upaya pembangunan kesehatan di Indonesia saat ini dilakukan dengan program SDG’s atau Sustainable Development Goal’s dimana salah satu sasaran dalam SDG’S adalah HIV/AIDS. HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus merupakan virus yang dapat menyebabkan penyakit AIDS. Virus HIV menyerang sistem kekebalan atau sistem imun manusia, sehingga tubuh menjadi lemah dalam melawan infeksi. Dengan kata lain, adanya kehadiran virus ini di dalam tubuh akan menyebabkan kurangnya kekebalan sistem imun.

View this post on Instagram

Penyuluhan HIV AID oleh Puskesmas Petaling

A post shared by SMP NEGERI 4 BANYUASIN III (@smpn_4_banyuasin_iii) on

Jumlah kasus HIV AIDS semakin meningkat setiap tahunnya. Dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS diperlukan komitmen untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan tujuan peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap HIV/AIDS dan menurunkan stigma dan diskriminasi di lingkungan masyarakat.

Usia Remaja merupakan usia yang rentang terinfeksi HIV/AIDS. Pemahaman remaja tentang HIV AIDS masih sangat kurang hal ini ditunjukkan dengan semakin meningkatnya jumlah kasus HIV AIDS di kalangan remaja dan kematian remaja karena HIV AIDS. Data Kemenkes sampai triwulan kedua tahun 2016 menunjukkan 2.8 % penderita HIV/AIDS adalah dari kalangan remaja usia 15-19 tahun dan jumlah kasus terbanyak ada pada usia 20-29 tahun.

Upaya pencegahan penyakit HIV/AIDS dapat dilakukan berbasis sekolah lewat pemberian penyuluhan tentang HIV/AIDS kepada siswa sekolah. Sebagai salah satu upaya meningkatkan perilaku positif siswa tentang HIV/AIDS maka dilaksanakan penyuluhan tentang HIV/AIDS pada Siswa SMP Negeri 4 Banyuasin III. Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu bentuk program kemitraan masyarakat dengan memberikan pengetahuan kepada masyarakat. Kegiatan penyuluhan dilakukan dengan memberikan penyuluhan menggunakan media audiovisual yang didahului dengan pemberian pretest dan sesudah penyuluhan dilakukan posttest yang berisikan pertanyaan tentang pengetahuan, sikap dan tindakan siswa terhadap HIV/AIDS.

Tulisan ini dipublikasikan di KEGIATAN PEMERINTAH DAERAH / PEMERINTAH DESA, KEGIATAN SISWA. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.